3 Musim #Season 1

(impian itu harus menyala dengan apapun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna. Meskipun retak – retak)9 summers 10 autumns-Iwan Setyawan

 

 

 

 

 

Ini mungkin hanya sebuah kontemplasi pada profesi, pada sesuatu yang ku kenal dalam dua musim hujan dan satu musim kemarau panjang di kota ini. Saat membacanya nanti, jangan anggap bahwa ini adalah auman dari suatu pembelaan atas suatu pilihan. Karena, ini adalah kenyataan. Kenyataan yang ingin ku pilin dalam suatu nilai bernama tulisan, karena dalam framing apapun ini tetap suatu bagian dari cerita kehidupan.

Ku tuliskan ini setelah aku membaca beberapa lembar kertas perihal suatu kecintaan. Kecintaan pada janji kehidupan yang lebih baik. Kecintaan pada harmoni persaudaraan. Hm… it’s sweet! Follow it!

Doing big for Big Dreaming! (Iwan Setyawan).

Komunikasi, tak pernah sebelumnya aku mengira aku akan secinta ini pada bidang yang tak pernah ku kenal sebelumnya. Aku terjun di dalamnya pun karena faktor ketidaksengajaan, suatu pilihan atas suatu pembuntutan pada nafsu masa silam. Forget it! Not too important!

Why I can love communication?

                It’s like little flame in my dark sphere. I love anything about human, society, characters, and nature. Are you know, I found all in communication?

Here I found, what a beautiful  communication, isn’t?

Kecintaan yang terbangun begitu saja oleh segala aspek. Maybe, its about live.

One of a little flame, Belakangan aku mengenal istilah diriku yang juga beraliran fungsionalisme structural.

What’s structural functionalist? That’s talk Structural-functionalism is the earliest sociological paradigm. It is rooted in the scientific advances of the physical sciences occurring in the nineteenth century.

Fungsionalisme struktural adalah teori sosiologi yang beracuan pada ilmu alam. Dimana kejadian komunikasi dianalogikan sebagaimana teori alam. Misal tulisanku yang memuat tentang representasi media yang aku hubungkan dengan hukum pembiasan. I called scientific communication.

But, please wait! Don’t judge me!

Mungkin itu adalah oleh – oleh dari ilmu alam sewaktu aku masih SMA. Setidaknya membekas dihati dan itu sangat menyenangkan. Suatu pembelajaran yang aku kagumi, dari guru Fisika SMA and the beautiful novel that’s Dee-Supernova. How Wonderful there are! Caos Law, Determinictic and everything.

Salah satu pengertian  adalah,

Dalam memakai teori bukanlah suatu kefanatikan. Melainkan lihatlah sesuatu dengan mata telanjang, baru kemudian pakailah lensa yang paling tepat untuk memframe kejadian itu. Mana yang paling pantas dan mana yang tidak. Lensa itu adalah teori. It’s about teory !- (reflection from all my best lecture)

Dua musim hujan dan satu musim kemarau panjang mengantarkanku mengenal apa itu teori komunikasi, apa itu persepsi dalam psikologi komunikasi, apa itu interaksi simbolik, apa itu representasi media, apa itu iklim komunikasi dan banyak lagi. DImana setiap tanda itu berbicara.

We can’t not communication-Willbur Schramn

Ada daun hijau segar yang tersirami dalam perjalanan ini. Karena, tanpa sadar aku memahami bagian – bagian dari kehidupan. Everything!

Pb : Maybe next time I’ll talk more.. and more…. Soon

Love and kiss for all word and phrase. (Arf)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s