Bagaimana Bisa Membaca?

 

Hari ini hari pertama (lagi) sekolah nusantara bersatu😀. Adek – adek dengan semangat sekali udah datang ke balai desa sebelum kakak – kakak volunteer datang. Alhamdulillah setelah berhari – hari bolak balik ke SD Jabungan untuk reservasi ulang akhirnya bisa berjalan kembali. Dan, terimakasih buat anggota FFI Semarang yang udah support aktif kembali Sekolah Nusantara.

Wajah – wajah baru bertebaran, wajah – wajah dulu tetap ada dan dengan semangat yang inovatif. Selalu rindu wajah – wajah dan kisah – kisah mereka, walaupun penuh dengan jeritan, bahkan bisa jadi makian dari mereka. Mereka dan kita sama – sama belajar.

Hari ini ketamuan adek baru, kelas 1 SD. Kecil, mungil dan polos. Itu kata yang sedikit bisa menggambarkan dia. Adek – adek yang harus terus disemangati oleh kakak – kakak. Di sini di tempat ini, yang jelas ini akan berbeda, karena setiap tempat tak ada yang sama. Dimana anak – anak ada yang tumbuh berkembang dengan cara mereka masing – masing. Diperhatikan, terlupakan, ditinggalkan atau dibiarkan. Di desa dekat kota yang serba terbatas ini.

Adek kecil yang baru saya tahu belum bisa membaca. Hari ini entah kenapa tiba – tiba inget aja kalau kelas 1 – 2 itu banyak anak – anak yang belum bisa baca. Dan, well sore ini akhirnya bia ketemu anak kelas 1. Jumlah muridnya 3 orang untuk kelompok kelas 1. Sedikit ya? Tapi besar lho masalahnya. Apa sih? 2 daro 3 anak tersebut nggak bisa baca. Cuma menggabung kata L-U = LU P-A = PA aja ternyata mereka belum bisa. Gawatnya, mereka malah jadi diem banget.

Akhirnya, baru sadar kalau huruf aja mereka belum hafal. Ini teguran? Apa sapaan?

Ternyata baca tulis itu memang awal yang paling harus dimiliki anak – anak. Tadi mencoba untuk mengajari, dan ternyata itu tidak mudah. Jadi langsung intropeksi, gimana caranya dulu saya diajari baca? Bagaimana saya dulu dikenalkan K-A = KA T-A=TA -> KATA ? bagaimana?

Subhanallah sekali untuk guru – guru saya dulu, untuk orang tua saya dulu yang mengenalkan huruf dan angka sampai bisa nulis dan ngitung sekarang. Dan, adek – adek tadi membuat saya sadar atas jasa – jasa orang terkasih itu.

Semoga ALLAH SWT akan selalu menjaga orang – orang tersebut.

Dalam kontemplasi, 15/9

Di kamar 2-C 26

00.27 

One thought on “Bagaimana Bisa Membaca?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s